Skip to content

Bila Remaja Coba-Coba

4 Mei 2011

Usia remaja adalah usia rawan untuk mencoba hal-hal yang baru. Rasa penasaran remaja begitu besar untuk mencoba ini dan itu. Bila rasa penasaran dan keinginan untuk coba-coba itu terhadap hal yang positif sih tak masalah. Yang bahaya adalah apabila remaja penasaran terhadap hal-hal negatif dan berkeinginan untuk mencobanya. Misalnya saja ingin mencoba pacaran, nge-drugs, miras (minuman keras), dll.

Coba-coba untuk hal yang negative bahkan cenderung mengarah pada maksiat itu cukup mengkhawatirkan loh di kalangan remaja. Perhatikan saja berapa banyak remaja yang coba-coba pacaran hanya karena supaya dianggap laku oleh teman-temannya. Hanya karena ingin pembuktian diri, bisa menyesal seumur-umur tuh. Gimana enggak bila ternyata pacaran itu sangat dekat kepada aktifitas mendekati zina. Bahkan banyak di antara remaja yang merasa malu ketika teman-temanya tahu bahwa dirinya masih perawan atau masih perjaka alias belum pernah ML (bukan Makan Lemper!).

ternyata pacaran itu sangat dekat kepada aktifitas mendekati zina.

Belum lagi coba-coba untuk merasakan narkoba dan miras. Biasanya mereka terpengaruh oleh lingkungan teman yang buruk. Remaja dipanas-panasin supaya mau mencoba barang-barang haram tersebut. Yang cowok biasanya pake diembel-embeli ‘yang kurang jantan-lah, yang kayak bencong-lah’ bila mereka tidak mau mencoba apa yang ditawarkan teman-temannya. Gawat juga ya.

Bagi remaja cerdas dan beriman, gampang banget membalikkan olok-olok teman yang tak bermutu ini. Sudah tahu barang haram dan perbuatan maksiat, kenapa juga mau coba-coba. Sebetulnya merekalah yang ‘gak jantan dan kayak bencong’ karena tak punya pendirian. Remaja beriman gak bakal mudah terpedaya oleh bujuk rayu setan berbentuk manusia ini. Toh, bila ada rusaknya tubuhmu karena barang haram ini, mereka gak bakal bisa membantu. Apalagi dibandingkan dengan panasnya api neraka, mereka sendiri gak bakal bisa menyelamatkan diri. Masa iya, yang kayak begini remaja beriman dan cerdas masih mau ikut-ikutan juga? Ih….enggak banget deh!

Coba-coba itu dalam hal positif aja. Misalnya saja coba-coba ah belajar rajin, jadi biar bisa pintar dan juara kelas. Coba-coba dalam hal kebajikan misalnya saja aktif di rohis (kerohanian Islam), aktif ngaji, kemudian teman-teman diajak aktif ngaji juga.

Awalnya boleh coba-coba, setelah akhirnya paham kemudian jadi asyik dan melakukannya dengan penuh kesadaran. Bagi yang cewek pun gak jauh beda. Coba-coba menutup aurat. Tapi berikutnya ketika rajin datang ke kajian Islam, semakin paham bahwa menutup aurat tuh ternyata wajib. Ini yang namanya coba-coba membawa berkah alias bisa mengantarmu ke surga, insya Allah.

Rasa penasaran kamu sebagai remaja, boleh aja ada. Tinggal bagaimana kamu mengelola dan mengarahkannya agar menjadi hal-hal yang berguna dan bermanfaat baik bagi kamu dan lingkungan sekitarmu. Agar tak gampang terpedaya oleh teman-teman sebaya, ada baiknya kamu tebengi dirimu dengan keimanan yang kuat. Keimanan yang kuat ini bukan sim-salabim adanya, tapi harus dicari. Dimana nyarinya? Ya pastilah di majelis-majelis ilmu yang membahas tentang keimanan dan Islam sebagai sebuah system kehidupan yang utuh. Bukan malah di tempat-tempat maksiat semacam diskotik atau pub-pub disko.

Bila sudah begini, bisa dipastikan kamu akan tumbuh menjadi remaja muslim yang oke dan berkualitas. Tak ada lagi ajang coba-coba bagi yang namanya barang haram dan aktifitas maksiat. Cukup hanya diketahui untuk dihindari, itu saja. Sedangkan hal-hal positif yang bisa menghasilkan pahala, boleh tuh dicoba kemudian diamalkan dengan ilmu dan ikhlas.

Wahh….keren banget jadinya tuh. So remaja, arahkan rasa penasaran kamu untuk hal-hal yang benar saja ya.

Tetap semangat! ^_^

Filed under: – – – – artikel voa-islam.com

From → artikel islam

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: